Posts

Showing posts from March, 2022

π—πˆπ•. ππŽππ†πŠπ€π‘

Image
  ─────────  ✾  ───────── •  Mahawira Wisaka Kawidagda   •   • Layang Samba   •   ─────────  ✾  ───────── γƒΎKejaksaan Tinggi , Yogyakarta    —   16.10 WIB Tersemat asma Mahawira, termaktub makna; ia tertitah sebagai kesatria. Ejawantah satu di antara sejuta, pratapa terpatri pada sarira tegap bak perwira. Bergatra sang adhyaksa, huraga nan atyana menandu darma pada bentala Nusantara. Alembana mengembara tatkala wasangka mengoyak atma telah diambrastha. Tiada pangaksama, cema tanpa cela yang dimakzulkan mencabik atmaka para durjana.  Mahawira meracik lentera berupa kurva yang merangkak pada durja kala nayanika memirsa geriap angkasawan yang memblokade aswana di mana jajaran pendakwa berada. Setakar lesung beranjangsana, sebuncah harsa merasuk dalam sukma. Laksana suaka selaksa astama, euforia pun bergelora. Telah Mahawira toreh candramawa perihal arubiru yang mengusut jiwa. Tajam pualam hitam merekam cakrawala, and...

π—πˆπˆπˆ. π‰π”ππ†πŠπ€π‘

Image
─────────  ✾  ───────── •  Anandini Naeswari Pratibha   •   •  Runga Jati   •   ─────────  ✾  ───────── γƒΎBalai Bahasa , Yogyakarta    —   16.04 WIB Diberi jenama Anandini, tersirat alegori; ia dicipta sebagai nona pemberani. Eksistensi menuai apresiasi, afirmasi perihal paras abirupa memikat atensi telah diakui. Pun rangkai diksi yang dideklamasi, menempati ruang tersendiri bagi para pecandu seni. Antologi berkontemplasi puisi hingga karya fiksi yang ia toreh segenap hati laksana ekstasi, menjerat tuk dinikmati.  Warita fana yang dimanifestasi telah terpublikasi. Menjajaki prestise tertinggi sebagai edisi yang paling digemari. Lamun, ragam tanya berlangsi sebab sang kuli mangsi akui mengantongi inspirasi dari kausa yang sungguh terjadi. Tak ayal bergidik ngeri lantaran fragmen yang Andin ronce mengelaborasi bukti terkait tirani keji. Fatwa mengenai bengisnya dedengkot yang mengemban dikara sebagai pembesar nagari...

π—πˆπˆ. 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀 π„ππˆπ†πŒπ€

Image
─────────  ✾  ───────── •  Anandini Naeswari Pratibha   •   •  Mahawira Wisaka Kawidagda   •   ─────────  ✾  ───────── γƒΎCaturtunggal, Sleman , Yogyakarta    —   22.45 WIB Derum mobil terhenti di sebuah pekarangan rumah. Pemiliknya keluar dan menutup pintu dengan tak ramah. “Hah … Dititah merampungkan, tapi pas sudah tinggal menjatuhkan hukuman malah disuruh meringankan. Wong kok koyo wedhus tenan .” Mahawira berjalan menuju pintu rumahnya sembari bermonolog dengan amarah. Sesampainya di dalam rumah, ia melangkah menuju kamar mandi tanpa mempedulikan apapun untuk membersihkan tubuh yang dibalut oleh lelah. Tak puas ia melampiaskan rasa kesal terhadap atasan yang seenaknya sendiri, Mahawira pun kembali bermonolog di dalam kamar mandi, bahkan saat ia sudah tiba di dalam kamar pribadi. Sampai akhirnya mulutnya terhenti ketika melihat sosok perempuan yang berada di ruang makan sembari melahap sepotong roti. “Mbak?! Sejak k...

π—πˆ. πŠπ‘πˆπ“πˆπŠ ππ„π‹πˆπŠ

Image
─────────  ✾  ───────── •  Mahawira Wisaka Kawidagda   •   •  Nawasena Basukarna   • ─────────  ✾  ───────── γƒΎ  Kejaksaan Tinggi , Yogyakarta    —   21.01 WIB Sangkala berdenting pelan, membiarkan jarum pendek menjamah angka sembilan. Proses penyelidikan hingga penyidikan telah dilakukan, tiba masa sidang perkara dilaksanakan. Leretan magistrat tajamkan pendengaran kendati letih terpenjara pada roman. Kuyu yang bergalur di permukaan mendeklarasikan pelik menghardik pikiran. Lejar telah menggerayah sekujur badan, namun muktamar senantiasa berjalan. Kausa tak kunjung temukan penyelesaian. Daksa kelelahan dipaksa menyaksikan keruncingan yang berpendar di penjuru ruang persidangan. Sawala sengit antara adhyaksa idealis dan advokat kritis menakhlikkan ketegangan. Mencuraikan barang bukti yang ditemukan, argumentasi lantang saling menjatuhkan. Menjebak melalui lisan guna mengorek kebenaran. Enggan mengalah, keduanya mencari...

𝐗. 𝐅𝐑𝐀𝐒𝐀 π“πˆπŠπ’π€

Image
─────────  ✾  ───────── •  Anandini Naeswari Pratibha   •   •  Adiratna Pratibha   •   •  Kasetra Satyawangsena   •   ─────────  ✾  ───────── γƒΎ Sinduadi,  Sleman , Yogyakarta    —   18.02 WIB Di bawah naung arcapada, kala mega berkelana, sang juru lensa mengeja salam kepada senja. Pada sudut kota Yogyakarta, ia khusyuk membidik panorama dengan kamera yang iringi langkah ke mana saja. Semilir bayu menerpa rikma memagut mesra baskara yang pamit undur diri pada ufuk barat sana.  Bak fragmen seutas sinema, wirya yang luwes mengganti roll film pada tustel tua mengestimasi berapa lama ia berjejak seraya mencumbu eloknya payoda. Tanpa menyurutkan kekal garis terburai di muka, netranya merekam elok bumantara yang menjadi saksi atas setiap detak dan detik yang bermetamorfosa menjadi luka serta lara. Hanyut dalam riuh suasana, terlonjak kecil ia ketika alunan bahana menyita atensinya. “Setra?” Jenama di...